"ANALISIS FILM SANG PEMIMPI"
A. Identitas
Film
- Judul : Sang Pemimpi
- Tahun : 2009
- Sutradara : Riri Riza
- Produser : Mira Lesmana
- Pemain Film :
Zulfanny sebagai ikal kecil
Rendy
Ahmad sebagai Arai remaja
Nazriel Ilham (Ariel NOAH) sebagai Arai dewasa
Sandy Pranata sebagai Arai kecil
Mathias Muchus sebagai Seman Said
Harun, ayah Ikal
Rieke Diah Pitaloka sebagai ibu Ikal
Nugie sebagai pak Balia
Lantung Simatupang sebagai pak
Mustar
Maudy Ayunda sebagai Zakiah Nurmala
Yayu Unru sebagai sebagai bang
Rokib
Jay
Wijayanto sebagai bang Zaitun
B.Sinopsis
film
Film ini menceritakan 3 orang yang
berteman seja kecil, yaitu Ikal, Arai, dan Jimbron. Dibuka dengan cerita masa SMA,
mereka termasuk anak-anak yang mempunyai mimpi yang tinggi. Kembali ke masa
kecil mereka, mereka dapat berteman sebab Ikal dan Arai adalah saudara sepupu,
sedangkan jimbron mereka bertemu pertama kali di masjid. Dia anak yatim piatu
yang dibawa oleh pendeta kemasjid agar dapat mengaji bersama dengan
teman-temannya.
Ikal dan Arai mempunyai tabungan
saat itu, dengan tabungan itu Arai membeli bahan untuk membuat kue dan diberikan
kepada mak cik agar dijadikan modal untuk usaha mak cik dan dapat memenuhi
kebutuhannya sehingga Ikal berpikir agar dapat bersama dengan Arai karena sifat
Arai yang baik itu. Selanjutnya bercerita kembali saat masa SMA mereka, merekabersekolah
tidak dikampungnya tetapi bersekolah di daerah Manggar. Mereka tidak hanya
bersekolah tetapi melakukan kerja paruh waktu. Ikal terinspirasi dengan pak
Balia, yang mengatakan “Bercita-citalah yang tinggi, bermimpilah yang besar
reguplah ilmu sebanyak-banyaknya, belajarlah dari alam disekitarmu resapi
kehidupan jelajahi indonesiamu yang luas, jengkali asia afrika yang eksotis,
jelajahi eropa yang mega laju berhentilah dialtar ilmu di sorbone Paris. Yang
penting dari mimpi, bukanlah seberapa besar mimpi itu, tapi sebesar apa kita
untuk mimpi itu”. Dengan perkataan itu mereka mempunyai rencana umtuk berkuliah
di Jakarta lalu ingin menjar beasiswa ke Paris agar bisa mejelajahi eropa dan
afrika dan dapat juga keliling dunia.
Masalah terjadi pada ayah Arai,
sebab Ayah Arai tidak lagi bekerja di PN timah, Ikal seketika tidak percaya
diri lagi untuk melanjtukn mimpi mereka. Namun Arai tidak pernah putus asa, Arai
tetap semangat. Merekka terlibat konflik, Ikal kesal dengan Arai dan Jimbron dia
juga tidak masuk sekolah akibat permasalahan itu. Pak Mustar akhirnya turun
tangan untuk menasehati Ikal bahwa mimpi tidak akan mudah didapat pasti banyak
rintangan untuk mencapainya. Hal menyedihkan pun terjadi saat penerimaan rapor,
dimana ayah ikal duduk dikursi paling akhir, namun ayah Ikal tetap tersenyum.
Tibalah saat Ikal dan Arai ke
Jakarta untuk bersekolah disana dan mengejar mimpi mereka, Jimbron memberikan
tabungan dia untuk Ikal dan Arai dia tidak ikut mereka karena dia kurang mampu
dalam bidang akademik. Arai dan Ikal bekerja sebe;im memasuki universitas,
akhirnya setelah menunggu mereka bisa masuk di universitas Indonesia, Ikal di
ekonomi sedangkan Arai di biologi.
Depok 1993, mereka akhirnya wisuda. Namun
keadaan keungan mereka sulit, mereka mencari pekerjaan tetapi tidak didaptkan sesuai
dengan gelar sarjana mereka, akhirnya mereka kerja serabutan selama 2 tahun. Ikal
kemudian dapat pekerjaan tetap sebagai pegawai pos namun sayang Aarai masih pengangguran,
tapi Arai tidak pernah patah semangat dan dia pergi menghilang mencari pekerjaan.
Ikal membuat proposal untuk melanjutkan sekolah ke Prancis ssat itu dia tak sengaja
bertemu lagi dengan Arai. Akhirnya mereka berdua bisa dapat beasiswa untuk
lanjut kuliah ke Paris.
C. Analisis
Film
Film yang berjudul sang pemimpi
bercerita tentang tiga orang anak yang ingin meraih mimpinya, dimana saat mereka
menduduki masa SMA mereka terinspirasi
oleh perkataan guru seninya. Dari situlah mereka bermimpi untuk dapat
melanjutkan sekolah ke Paris. Banyak lika-liku yang mereka hadapi tetapi mereka
tidak pernah patah semangat akan mimpinya, salah satunya Arai yang memiliki
semangat yang tinggi tidak pernah putus asa , seharusnya itu yang baik kita
contoh untuk mengejar mimpi kita dan berusaha dengan bersungguh-sungguh.
Dalam film itu gurunya juga sudah
termasuk teladan yang patut kita contoh sebagai calon guru sebab dapat memberi inspirasi
kepada peserta didiknya. Dan saat Ikal tidak mau masuk sekolah kepala sekolah
langsung turun tangan untuk menasehati Ikal, itu sudah termasuk luar biasa sebab
ada kadang guru/kepala sekolah malah acuh tak acuh kepada siswanya.
Dan di film ini juga mengajarkan
bahwa hal terbaik yang dapat kita lakukan adalah saling berbagi kesesama,
seperti yang telah dilakukan Arai dia rela membuka celengannya dan membeli
bahan kue untuk diberikan kepada mak cik sebagai modal untuk kebutuhan hidupnya
walaupun Arai juga tidak termasuk mempunyai financil yang berlebih tetapi dia tidak
sungkan untuk berbagi kesesama.
D. Kesimpulan
Seseorang yang mempunyai mimpi
seharusnya tidak pernah untuk patah semangat dalam menggapai mimpinya tersebut,
kerjakan hal yang dapat membuat kita dekat dengan mimpi itu, seperti brsekolah
dengan giat tanpa banyak bemalas-malasan. Seperti dari cerita film ini Ikal dan
Arai dapat menikmati hasil yang mereka kerjakan yaitu dapat menggapai mimpi
mereka bersekolah di Paris, namun sayang Jimbron yang sudah putus asa duluan
tidak melanjutkan sekolahnya seharusnya Jimbron tidak putus asa deluan dan mengejar
mimpi-mimpinya bersama-sama temannya.
“Yang
penting dari mimpi, bukanlah seberapa besar mimpi itu, tapi sebesar apa kita
untuk mimpi itu”
~Pak Balia~
Terima kasih infonya. Bermanfaat sekali
BalasHapusTerima kasih infonya. Bermanfaat sekali
BalasHapusIya sama-sama kk😊
BalasHapus